Thursday, 10 August 2017

Sambal Raja dari Kutai, Kalimantan Timur

Ada yang pernah dengar masakan ini? Terdengar asing ya ditelinga, karena ternyata di tempat asalnya pun udah jarang keberadaannya, hanya di acara tertentu masakan ini muncul. Jujur, sebelumnya aku juga belum pernah dengar dengan sajian ini. Sampai akhirnya aku makan di rumah makan Bu Ageng di Jalan Tirtodipuran, salah satu sambal andalannya adalah Sambal Kutai ini. Saking andalannya, mereka juga menjual sambal Kutai dalam bentuk kalengan. Yang belum tahu rumah makan Bu Ageng, tempat makan ini adalah salah satu lokasi syuting AADC.

Rasanya enak juga, hampir seperti sambal terasi yang dicampur dengan tempe, kacang panjang, dan petai. Yah seperti biasa, aku peasaran untuk bikin sendiri. Sebelum aku coba bikin, aku selalu research dulu sama calon masakanku ini. Sambal ini biasa disebut dengan naman Sambal Raja atau Sambal Kutai, berasal dari Kutai, Kalimantan Timur. Biasanya disantap dengan nasi Bakepor alias nasi liwet khas Kutai (berdasarkan dari sumber yang aku baca)

Berdasarkan temuanku di internet, ternyata sambal Kutai ini banyak versinya; ada yang pakai udang, telur rebus, pakai petai. Tapi intinya sama sih, sambal terasi dikasih jeruk sambal dicampur dengan tempe, terong goreng, kacang panjang dan bawang merah goreng.

Untuk sambal Kutai yang aku buat, aku pakai tempe goreng, terong goreng, kacang panjang, dan pete; gak pakai bawang merah goreng karena..kelupaan. Hehe..

Resep Sambal Raja/ Kutai

Bahan-bahan

  • 1 buah terong ukuran sedang, potong dadu
  • 1/2 papan tempe, potong korek api
  • 3 lonjor kacang panjang, potong 1 cm
  • 1 papan pete, ambil isinya
  • minyak untuk menggoreng
  • 1 buah jeruk limau atau jeruk sambal


Bumbu Halus:

  • 5 buah cabai keriting
  • 3 buah cabai rawit
  • 3 siung bawang merah
  • 1 siung bawang putih
  • 1/2 sdt terasi matang
  • 1/2 buah tomat ukuran sedang
  • garam dan gula secukupnya
  • minyak untuk menumis


Cara Membuat:

  • Panaskan minyak, goreng tempe sampai berwarna keemasan. Masukkan kacang panjang, goreng sampai tempe kecoklatan. Angkat, sisihkan.
  • Goreng terong sampai kecoklatan. Angkat, sihkan.
  • Tumis bumbu halus sampai wangi, masukkan pete. Masak sampai pete layu. Masukkan tempe, kacang panjang, dan terong yang sudah digoreng. Kucuri dengan air jeruk sambal sesuai selera, aduk rata.
  • Sajikan.

Selamat mencoba!

Wednesday, 9 August 2017

Rendang Ceker Ayam

Hai,

Sebenarnya sih pengen share resep dari minggu lalu, tapi karena internet ngadat melulu jadinya baru share hari ini deh.

Minggu lalu si mbak yang bantu-bantu rumah belikan kami ceker ayam gendut-gendut setengah kilo. Wah seneng banget nih dapet ceker gendut-gendut, banyak pula. Kalau dioseng kayaknya biasa aja ya, nah berhubung aku anaknya agak out of the box, jadinya aku olah si ceker ayam ini pake bumbu rendang. Kayaknya belum ada yang kepikiran kan bikin rendang ceker ayam? Hehe..

Oh ya, sebelumnya aku juga pernah share resep olahan ceker ayam loh. Ada Oseng Ceker Lombok Ijo sama Mie Ayam Ceker Pedas loh, monggo bisa dicek ke TKP :D

Resep Rendang Ceker Ayam


Bahan-bahan:
  • 500 gr ceker ayam, bersihkan
  • 1 ruas jahe, geprek
  • air untuk merebus
  • 1 lembar daun kunyit, simpulkan
  • 250 ml santan kental
Bumbu Halus:
  • 8 buah cabe keriting
  • 5 siung bawang merah
  • 3 siung bawang putih
  • 1 1/2 sdt ketumbar
  • 1 ruas kunyit, bakar sebentar, bersihkan
  • 1 ruas jahe
  • 1 sdm lengkuas cincang
  • 1/2 sdt merica bubuk
  • 1 sdt garam
  • minyak untuk menumis
Cara Membuat:
  • Rebus ceker ayam bersama jahe sampai cukup empuk. Angkat, tiriskan.
  • Tumis bumbu halus sampai harum. Masukkan santan dan daun kunyit, rebus sampai mendidih.
  • Masukkan ceker ayam, beri sedikit air. Masak sampai kuah mengental.
  • Angkat, sajikan.

Selamat mencoba!

Saturday, 17 June 2017

Tahu Walik, Gorengan Kekinian

Akhir-akhir ini ada gorengan yang lagi banyak dibicarain di Jogja. Bukan, bukan gorengan XXI, tapi Tahu Walik Om Ta. Sering banget gak sih akhir-akhir ini liat postingan Tahu Walik Om Ta di instagram foodgramer Jogja. Penasaran sih sebenernya, cuma katanya antrinya udah kayak antri sembako diskon, panjaaaang. Jadi udah males duluan mau kesana. Bisa sih pesen di Gojek, tapi cuma buat gorengan yg habisnya cuma beberapa ribu masa pake Gojek. Rugi dong :p

Kebetulah @bunda_didi pernah posting tahu walik di instagramnya, akhirnya aku manjat ke blognya. Awalnya pengen ngikutin resep Tahu Walik Isi Ayam-nya Diah Didi, karena menurutku kayaknya bakal agak kekentalan dan juga aku gak mau pake putih telur (anaknya sotoy, haha), ya akhirnya aku modif lagi deh.

Aku gak pake daging ayam bagian dada, aku pakai bagian paha sama kulit ayam biar lebih gurih. Lalu takaran air juga aku banyakin dan aku gak pake putih telur. Hasilnya enaaaak, kulit tahunya krenyes-krenyes dan isiannya kenyel-kenyel gurih. Hampir mirip batagor sih kalau menurutku.

Resep Tahu Walik



Bahan-bahan:

  • 10 buah tahu pong ukuran sedang (aku pakai tahu pong segitiga)
  • 100 gram daging ayam cincang
  • 75 gr tepung tapioka
  • 2 siung bawang putih, haluskan
  • 100 ml air dingin
  • 1 batang daun bawang, iris halus
  • 1/4 sdt garam
  • 1/8 sdt merica
  • 1/4 sdt gula pasir
  • Minyak untuk menggoreng


Cara Membuat:

  • Potong tahu menjadi 2, lalu lipat kedalam.
  • Campur semua bahan kecuali tahu, aduk rata. Isikan adonan ke tahu, ulangi sampai adonan habis.
  • Panaskan minyak, goreng sampai berwana keemasa. Angkat, sajikan dengan saos sambal atau cabe rawit.

Selamat mencoba!

Resep Es Pisang Ijo

Hai,

Kali ini aku mau share resep Es Pisang Ijo. Jujur nih, sebenarnya aku mau share udah kapan lalu tapi selalu gak sampai selesai ngetiknya. Mau basa-basi apa gitu tapi selalu berakhir "apaan sih?" atau "kowe ki nulis opo nduk". Haha jujur banget aku :p

Baiklah, ini resepnya!


Resep Es Pisang Ijo



Bahan-bahan Pisang Ijo:

  • 4 buah pisang raja
  • 40 gram tepung beras
  • 40 gram tepung sagu
  • 10 gram gula asir
  • 120 ml santan kental
  • 100 ml air
  • 3 tetes pasta pandan
  • sejumput garam

Bahan Bubur Sumsum:

  • 20 gram tepung beras
  • 100 ml santan kental
  • 15 gram gula
  • sejumput garam

Pelengkap:

  • Serutan es batu
  • sirup cocopandan
  • susu kental manis


Cara Membuat:

  • Pisang Ijo : Campur semua bahan Pisang Ijo kecuali pisang raja. Taruh di panci, jerang adonan sampai mengetal dan kalis. Angkat, dinginkan.
  • Bagi adonan menjadi 4, ambil adonan, pipihkan diatas plastik atau daun pisang. Taruh pisang, bungkus. Ulangi sampai adonan habis.
  • Panaskan kukusan, kukus pisang ijo selama 15 menit. Angkat, dinginkan.
  • Bubur Sumsum : Campur semua bahan bubur sumsum, masak adonan sampai mengental. Angkat, dinginkan.
  • Penyelesaian: Potong pisang ijo, susun pisang ijo, bubur sumsum. Beri es serut, sirup, dan susu kental manis diatasnya sesuai selera. Sajikan.

Tipsnya nih, supaya gak lengket waktu membungkus pisang, tangan bisa diberi minyak tipis-tipis. Dan kalau gak dapat pisang raja, bisa pakai pisang kepok kuning.

Selamat mencoba!

Monday, 29 May 2017

Resep Arem-arem Indomie Kari Pedas

Holla..

Lumayan lama nih aku gak share resep, soalnya bingung juga sih mau share resep apa. Akhir-akhir ini pun kalau masak gak pernah nyatetin resepnya. Seperti minggu lalu aku bikin American Cheesecake pakai selai rosella, berhasil sih tapi resepnya asal aja, gak dicatet pula. Kebiasaan jelek :p

Kali ini aku mau share resep yang aku masukin ke Kompetisi Indomie Uniqmie, jadi upload resep kreasi pake produk indomie. Aku sempat upload 6 resep tapi sayang gak satu pun masuk ke 10 besar, hiks. Tapi gak apa-apa, yang penting kan udah mencoba, lagi pula bisa jadi stok resep buat dishare di blog kan?

Nah resep yang aku share kali ini adalah resep kreasi indomie yang terfavoritnya mama, yaitu Arem-arem Indomie Kari Pedas. Indomie yang aku pake yaitu rasa Ayam Kari. Kenapa? Karena rasanya yang paling cocok kalau dibuat arem-arem, kalau rasa ayam bawang kurang unik. Untuk isiannya aku buat pedas, tapi kalau kurang suka pedas bisa dikurangi cabenya.

Resep Arem-arem Indomie Kari Pedas

Bahan-bahan:
  • 2 bungkus Indomie Rasa Kari
  • 75 ml santan kental
  • daun pisang untuk membungkus

Bahan Isian:
  • 125 gr daging ayam cincang
  • 50 gr wortel, potong dadu kecil
  • 2 buah cabe keriting, iris halus
  • 2 buah cabe rawit, iris halus
  • 1 batang daun bawang, iris halus


Cara Membuat:
  • Isian: Panaskan wajan, masukkan 2 bungkus minyak bumbu, tumis potongan cabai keriting dan cabai rawit sampai layu. Masukkan daging cincang giling, 1 bungkus bumbu indomie, dan bungkus cabe bubuk. Masak sampai daging ayam matang, beri sedikit air. Terakhir masukkan daun bawang, aduk rata. Matikan api, sisihkan.
  • Rebus mie sampai matang, tiriskan. Campurkan mie, 1 bungkus bumbu, dan santan kental, aduk rata. Ambil 1 lembar daun pisang, taruh 2 sendok makan adonan mie, ratakan. Beri 2 sendok isian, lalu timpa dengan 1 sendok makan adonan mie. Padatkan lalu gulung daun pisang, lipat kedua ujung daun, sematkan lidi ke dua ujungnya. Ulangi langkah tersebut sampai adonan habis.
  • Panaskan Kukusan, kukus arem-arem mie sampai matang. Angkat, sajikan.

Selamat Mencoba!


Monday, 10 April 2017

Cerita Pagi: "Gak Perlu Sekolah Tinggi-tinggi Buat Jadi Tertib"


Selamat pagi..

Cerita ini berawal dari perjalananku dari apartment ke Stasiun Gambir minggu lalu. Aku naik GoCar dengan sopir bernama Pak Aseng. Diawal perjalanan kami saling diam karena aku bukan tipikal yang langsung membuka pembicaraan dan Pak Aseng sepertinya agak kesal karena aku keluar agak lama karena "kena macet" lift.

Sampai diperempatan ada pengendara motor yang ngawur, belok kanan tanpa liat kiri kanan dulu. Tiba-tiba Pak Aseng nyeletuk "Astaga, belok ya liat kiri-kanan dulu toh. Udah gak pake sen, beloknya ke tepian kanan pula. Duh". "Wah iya ya pak, keburu-buru. Mungkin anaknya udah telat sekolahnya", kataku. Pak Aseng geleng-geleng kepala. "Ya kalau keburu-buru semua juga buru-buru pengen cepet sampai mbak. Tapi itu loh yang saya heran, gak tertibnya itu. Bawa anak pula..". Beliau diam sebentar. "Saya heran orang-orang pengen Jakarta gak macet, tapi merekanya sendiri gak tertib. Jadi tertib gak harus pinter-pinter banget kok. Gak perlu sekolah tinggi-tinggi buat jadi tertib..".

Jleb! Kata-kata itu kayak nancep banget di kepala. Dan ya, jadi tertib gak perlu sekolah tinggi-tinggi, cukup dengan kesadaran diri sendiri. Solusi kemacetan Jakarta adalah ketertiban warganya. Jadi kalau ingin perubahan yang besar kita harus merubah diri kita sendiri dahulu. Bukan perkara yang "besar" yang perlu dibenahi, tetapi yang "kecil" dulu yang perlu dibenahi.

Dan mungkin ini yang menjadi sebab kenapa perubahan besar dalam hidup belum juga terwujud. Semoga kita bisa berubah menjadi tertib dan disiplin ya demi masa depan yang lebih baik :)

Birthday Meatloaf "Cake"

Birthday Surprise..

Identik dengan kue tart dan lilin. Pasti kalian kalau kasih surprise ulangtahun ke keluarga, sahabat, atau pun pacar langsung kepikiran untuk kasih tart kan? Aku puuuun, soalnya praktis, tinggal beli di toko kue, bentuknya juga macem-macem, dan kelihatan niat kasih surprise-nya, hihi. Tapi gimana kalau orang yang ulang tahun gak suka tart?

Nah hal ini pernah aku alami pertengahan tahun lalu, pacar teman kakakku pengen kasih surprise ulang tahun, yang dibawa bukan tart tapi pizza. Katanya pacarnya itu gak suka tart, suka mau muntah kalau makan cream-nya. Lah, bisa gitu ya?

Aku jadi kepikiran ada gak sih savoury cake yang gak pakai cake frosting? Ternyata banyak juga setelah aku googling. Kebanyakan frosting cake diganti dengan mashed potato, pumkin puree, mashed sweet potato, dan lain sebagainya. Satu yang bikin aku tertarik yaitu Birthday Meatloaf Cake dari Martha Stewart, sampai akhirnya aku nyobain deh kemarin minggu.

Martha Stewart pakai 5 pounds daging cincang untuk satu resepnya, kalau dikiloin berarti sekitar 2 1/4 kg. Buanyak bangettt, padahal di rumah cuma bertiga, belum lagi makannya gak bisa banyak-banyak. Biasanya kan aku bikin setengah resep originalnya, tapi kalau dipikir-pikir masih banyak juga ya kalau setengah resep. Oke bikin seperempat resep aja! Eh tapiii ditengah rencana akhirnya resep cuma aku pakai buat referensi aja.

Ya seperti biasa aku akhirnya pakai ilmu kira-kira. Umm, untuk resep kali ini aku minta maaf banget karena gak terlalu detail untuk ukuran bahan-bahan-nya. At first I tried to measure all the ingredients but in the end I decided to eyeballing all the ingredients without measuring them. Muehehe..

Resep Birthday Meatloaf "Cake"


Bahan-bahan Meatloaf:
  • 250 gr daging sapi cincang
  • 150 gr daging ayam cincang
  • cincangan bawang bombay
  • 5 sdm tepung roti
  • 2 butir telur
  • 2 sdm cincangan daun parsley
  • 1 sdt Worcestershire sauce
  • susu cair sedikit
  • garam dan merica
  • margarine atau butter untuk olesan loyang

Bahan olesan:
  • saus tomat
  • blackpepper
  • bawang putih bubuk

Pelengkap:
  • mashed potato
  • rebusan potongan wortel, brokoli, dan buncis
  • saus BBQ


Cara Membuat:
  • Campur semua bahan-bahan meatloaf, aduk rata, bagi dua bagian. Olesi 2 loyang bundar berdiameter 14 cm dengan margarine atau butter. Masukkan adonan ke dalam loyang, ratakan.
  • Panaskan oven. Olesi adonan dengan saus olesan sampai rata. Panggang meatloaf selama 30-45 menit. Setelah matang angkat, dinginkan.
  • Penyusunan: taruh satu meatloaf, beri mashed potato, ratakan. Taburi dengan potongan sayuran rebus, timpa dengan meatloaf. Tutupi permukaan tumpukan meatloaf dengan sisa mashed potato.  Terakhir hias Meatloaf Cake sesuai selera.
  • Sajikan Meatloaf Cake dengan saus BBQ dan potongan sayur.


Resep ini cukup tricky sih, semua komponen harus benar-benar sudah dingin, baru bisa disusun seperti cake. Belum mashed potato gak bisa terlalu padat atau terlalu creamy, konsistensinya harus pas. Dan yang PR banget adalah waktu memotongnya, ujung pisau harus ditancapkan dulu di tengah-tengah "cake" lalu potong pelan-pelan. Kalau asal potong nanti hasilnya bakal gak rapi, mashed potato bakal "mletot" gak karuan. Kalau liat Martha Stewart di Youtube-nya kayaknya gampang banget motongnya, pas dicoba alamaaak tricky cekaliiii~

Kalau pengen gak repot sih gak usah disusun seperti cake juga oke-oke aja kok, cukup seperti meatloaf kebanyakan. Tapiii kalau kamu anaknya ambisus kayak aku, boleh lah di coba.

Selamat mencoba!