Wednesday, 18 October 2017

Kue Cucur Gula Merah Berserat

Hai!

Kali ini aku mau share resep kue cucur nih. Sebelumnya, kalau menurut kalian kue cucur ini berasal dari mana? Ada yang bilang dari Jawa Tengah, ada yang bilang dari Jawa Timur, ada juga yang bilang kue tradisional ini merupakan kue tradisional dari Betawi. Well, aku sih lebih meyakini kue cucur berasal dari Betawi soalnya gara-gara beberapa film jadul yang latarnya Betawi selalu menyebut cucur sebagai makanan Betawi. Terutama film Si Doel, sering banget alm. Benyamin Sue atau Mandra ngomongin kue Cucur. Haha, ketahuan seleranya jadul :p

Tapi jangan sedih, kue semacam cucur ini juga ada loh di beberapa negara tetangga kita, seperti Malaysia, Thailand bagian Selatan, dan juga Vietnam. Di Malaysia menyebutnya dengan nama Kuih Cucur, kalau di Thailand menyebutnya Khanom Fak Bua atau Khanom Chuchun. Vietnam? Hmm, kurang tahu juga namanya soalnya gak disebutkan di Wikipedia, hihi..

Kue cucur adalah salah satu jajanan tradisional yang udah lamaaaa banget pengen dibikin, tapi baru kesampaian baru-baru ini. Kenapa baru sekarang nyobain bikin? Soalnya aku males neplokin adonannya. Oh FYI, cara tradisionalnya kue cucur dibuat dengan cara neplok-neplok adonan dengan tangan selama kurang lebih yaa 15 menit lah kalau menurut buku resep yang pernah aku baca. Kebayang kan capeknya?

But thank's for technology, especially for mixer inventor! Gak perlu capek-capek neplokin, adonan tinggal pakai mixer aja deh. Kalau gak punya mixer, bisa juga pakai balloon whisker kok. Tapi ya hampir sama aja kayak neplokin adonan pake tangan :p

Oh ya aku pakai resepnya dari Instagramnya @/doyanbakingtips , ketiplek deh resepnya. Sejauh ini udah dua kali pakai resep ini dan gak pernah gagal, mau pakai gula jawa atau pun gula aren. Teksturnya pas, sedikit alot tapi masih lembut, pinggirnya agak garing, manisnya juga pas, dan yang terpenting hasilnya berserat cantik. Dan sedikit tips nih, pakai wajan besi atau wajan yang tebal supaya panasnya merata. Lalu, supaya gak terlalu berminyak, tiriskan kue cucur diatas tissue makan yang bawanya dialasi koran, jadi minyak bisa benar-benar terserap.

Resep Kue Cucur Gula Merah



Bahan-bahan:

  • 125 gr tepung beras
  • 30 gr tepung terigu
  • 225 ml air
  • 120 gr gula merah atau gula aren
  • 2 lembar daun pandan, potong-potong
  • 1/2 sdt garam (aku pakai 1/4 sdt aja karena gulanya sudah agak gurih)
  • Minyak untuk menggoreng


Cara Membuat:

  • Rebus air, gula merah, daun pandan, dan garam sampai mendidih dan gula larut. Matikan api, jika sudah hangat sarin. Sisihkan.
  • Masukkan tepung beras, tepung terigu, dan sirup gula ke bowl mixer. Aduk rata.
  • Mixer adonan dengan kecepatan medium selama 5 menit atau menggunakan balloon whisker selama 10 menit. Lalu diamkan adonan selama satu jam.
  • Panaskan wajan dengan api sedang cenderung kecil, beri 2 sendok minyak. Jika sudah panas, masukkan adonan 1 sendok sayur. Biarkan berserat sambil siram-sirami minyak bagian tengah adonanannya, lalu balik. Goreng sebentar, lalu angkat. Ulangi hingga adonan habis.
  • Sajikan.

Selamat Mencoba!

Monday, 16 October 2017

Resep Mangut Lele Kuah Santan

Holla,


Kali ini aku mau share resep mangut lele, tapi bukan versi Mbah Marto ya. Nah kalau yang banyak orang tau kalau yang namanya mangut lele ya lele asap dikasih bumbu sambal yang pedasnya gak sopan macam Mangut Lele Mbah Marto. Namun sebenarnya mangut lele ada versi lain loh, yaitu mangut lele dengan kuah santan encer, agak sedikit pedas, dan lelenya gak diasap melainkan digoreng.


Resep Mangut Lele



Bahan-bahan:
  • 5 ekor lele ukuran sedang
  • 1 sdm air jeruk nipis
  • 1 buah tomat ukuran sedang, belah menjadi 6
  • 2 batang sereh, geprek
  • 2 lembar salam, remas2
  • 4 lembar daun jeruk, remas2
  • 2 ruas lengkuas, geprek
  • 2 ruas sunti, geprek
  • 500 ml air
  • 250 ml santan dari 1/4 buah kelapa
  • 10 buah cabai rawit merah
  • 8 mata petai, belah menjadi dua
  • 1 sdm gula jawa
  • Garam dan merica secukupnya
  • Minyak untuk menumis
Bumbu Halus:
  • 3 siung bawang putih
  • 6 siung bawang merah
  • 4-5 buah cabai keriting
  • 1 ruas kunyit
  • 1 sdt ketumbar


Cara Membuat:

  • Cuci bersih lele lalu sayat kedua sisi badannya. Kucuri air jeruk nipis, garam, dan merica secukupnya, aduk rata. Diamkan selama 15 menit.
  • Panaskan minyak dalam penggorengan, goreng lele sampai kecoklatan dan agak kering. Sisihkan.
  • Panaskan wajan, beri 2 sdm minyak, tumis bumbu halus hingga harus. Masukkan sereh, lengkuas, sunti, daun salam, daun jeruk, tomat dan air. Masak kembali sampai air mendidih.
  • Masukkan santan, gula jawa, 1 sdt garam, dan 1/2 sdt merica. Masak kembali sampai bumbu larut dan hampir mendidih.
  • Terakhir masukkan lele goreng, cabai rawit, dan petai; aduk rata. Matikan api, diamkan sampai kuah meresap ke daging lele.
  • Angkat, sajikan.

Selamat Mencoba!

Sunday, 15 October 2017

Resep Sop Merah

Hai,

Kalau kamu orang Jogja pasti kamu tahu Sop Merah yang ada di pojokan pertigaan jalan Sisingamangaraja. Ramenya luar biasa, padahal tempatnya kecil begitu. Belum lagi parkirannya yang susah, apalagi kalau bawa mobil..duuuh harus rela parkir agak jauh mengingat lokasinya pas dengan lampu lalulintas. Aku sendiri udah beberapa kali kesana dan gagal jajan disana karena susah parkir atau antrinya yang meeeengular. Hmm..

Padahal bikin sendiri juga bisa kan? Tapi tetap aja pengen jajan disana, hehe..

Nah karena itu aku mencoba bikin sendiri nih, dan kebetulan kemarin ada lomba Resep Merah Putih Dapur So Good jadi sekalian deh. Basically, sama seperti resep sop ayam pada umumnya, cuma penambahan saos tomat yang bikin berbeda. Makanya namanya Sop Merah karena merahnya berasal dari saos tomat.

Resep Sop Merah


Bahan-bahan:
  • 250 gr paha dan dada ayam
  • 1500 ml air 
  • 30 gr makaroni 
  • 150 gr wortel, potong setebal 1 cm 
  • 150 gr kembang kol, potong sesuai kuntum 
  • 100 gr kacang polong 
  • 1/2 buah bawang bombay ukuran sedang 
  • 1 ruas jahe, geprek 
  • 1 batang daun bawang, iris kasar 
  • 1 batang seledri, cincang kasar 
  • 1 sdm margarine 
  • 8 sdm saos tomat 
  • garam secukupnya

Bumbu yang Dihaluskan:
  • 3 siung bawang putih 
  • 1/2 sdt merica butiran

Cara Membuat:
  • Didihkan air, masukkan ayam, rebus sampai ayam matang. Sambil menunggu ayam matang, panaskan wajan, masukkan margarine, tumis bumbu halus (bawang putih dan merica butir), jahe, dan bawang bombay sampai wangi. Masukkan ke dalam rebusan ayam tadi, masak sampai ayam matang. Jika ayam sudah matang, angkat lalu suwir-suwir kasar. Sisihkan. 
  • Masukkan macaroni, wortel, kacang polong, dan kembang kol ke dalam rebusan. Masak selama 10 menit dengan api sedang. Masukkan garam dan saos tomat, aduk rata. Terakhir masukkan suwiran ayam, daun bawang dan daun seledri, matikan api. 
  • Angkat, sajikan selagi hangat.


Selamat Mencoba!

Thursday, 21 September 2017

Resep Nugget Pisang, Snack Kekinian

Hai,

Kali ini aku mau share resep snack yang lagi nge-trend akhir-akhir ini, nugget pisang! Nugget pisang ini ada 2 versi setahuku. Yang pertama pisang yang dipotong kecil-kecil, di balur tepung panir lalu di goreng. Nah yang ke dua ini pisang diolah lagi menjadi semacam puding pisang atau cake pisang kukus, dipotong-potong, dibalur tepung panir baru digoreng. Karena gak mau yang biasa aja, jadi kali ini aku mau share resep nugget pisang yang ke dua.

Seperti biasa, aku cari-cari resep dulu kan, nah kebetulan di Youtube mucul chanel-nya Yudha Bustara lagi share resep pisang nugget. Wah kebetulan kan, lama gak nyobain resepnya si chef ganteng ini. Tapi akhirnya gak jadi nyobain karena kayaknya agak padet gitu. Belum nyoba udah sok tau aja, haha :))

Pada akhirnya ya bikin resep sendiri deh seperti biasa, resep ini terinspirasi dari puding roti buatan mama, jadi campuran roti tawar, pisang dan susu dikukus sampai matang; bedanya untuk resep Nugget Pisang ini semua bahan dihaluskan terlebih dahulu sebelum dikukus. Karena pakai roti tawar, hasilnya nugget pisang terasa renyah di luar tapi lembut di dalam. Yumm!


Resep Nugget Pisang


Bahan-bahan:
  • 150 gr pisang kepok matang
  • 50 gr roti tawar
  • 100 ml susu
  • 1 sdm tepung sagu atau tapioka
  • 2 sdm gula pasir
  • sejumput garam
  • 1/4 sdt vanila
  • margarine untuk olesan

Bahan Pelapis:
  • tepung terigu
  • gula halus
  • air
  • tepung panir

Cara Membuat:
  • Haluskan pisang kepok, roti tawar, susu, tepung sagu, gula pasir, garam, dan vanila dengan blender, atau bisa juga dengan garpu.
  • Olesi loyang berukuran 10x15cm dengan margarine. Masukkan adonan ke dalam loyang, lalu kukus selama 15 menit. Angkat, dinginkan.
  • Potong adonan menjadi 14 bagian atau sesuai selera. Lumuri adonan yang sudah dipotong dengan tepung terigu, lalu gulirkan ke adonan tepung cair (2 sdm tepung terigu dicampur dengan 6 sdm air dan 1 sdm gula halus), kemudian lumuri dengan tepung panir sambil ditekan-tekan. Ulangi sampai adonan habis.
  • Panaskan minyak goreng dengan api sedang, lalu goreng nugget sampai kuning kecoklatan. Angkat, sajikan Nugget Pisang dengan parutan coklat, keju, atau topping kesukaan.

Selamat Mencoba!



Monday, 11 September 2017

Remakes Recipe : Jus Mangga Ala King Mango

Holla..

Akhir-akhir ini lagi trend jus mangga kekinian ala-ala kan, salah satu brand yang lagi hits sekarang yaitu King Mango. Brand ini berasal dari Thailand dan hits juga di negara asalnya. Di Indonesia sendiri baru saja dibuka bulan Juni lalu di Neo SOHO Mall. Konon antriannya bisa berjam-jam, bahkan sampai 4 jam loh! Dedikasi yang luar biasa buat yang antri sampai berjam-jam demi segelas jus mangga.

Beberapa waktu lalu kakakku ke Jakarta dan kebetulan tempat tinggalnya dekat banget sama Neo SOHO Mall. Karena penasaran dengan jus mangga hits ini, kakakku pergilah ke mall itu. Padahal ya waktu itu masih siang, tapi antrinya udah panjang banget. Kakakku cuma bertahan satu jam aja antrinya karena katanya dia ngerasa bodoh antri sejam lebih cuma buat jus mangga, haha :))

Nah sebenarnya apa sih spesialnya King Mango ini? Dari beberapa blog, foto instagram, dan Youtube channel yang aku lihat, intinya sih mereka menjual jus mangga yang dipakein whipped cream. Dan katanya mangga yang dipakai adalah mangga Thailand. Hmm, kayaknya bukan itu deh yang bikin antriannya panjang banget bisa ngalahin antrian sembako gratis. Kalau menurutku sih karena porsinya melimpah dan instagramable alias bagus buat difoto lalu diupload di media sosial. Iya atau iyaaa?! Haha..

Di Jogja sendiri udah mulai ada yang jual macam King Mango ini loh di SunMor, tapi aku lupa namanya apa. Sebenarnya sih bikin sendiri juga bisa loh, gak perlu repot antri berjam-jam, lebih murah, malah bisa dibuat dengan versi yang lebih sehat. Beberapa waktu lalu aku mencoba membuat versi lebih sehatnya. Aku pakai mangga harum manis, karena menurutku rasanya gak terlalu berbeda kok dengan mangga Thailand (seingatku sih, hehe). Lagi pula mangga Thailand juga susah ditemuin di Jogja, jadi pakai mangga yang lagi musim aja.

Resep Jus Mangga ala King Mango (Healthy Version)


Bahan-bahan:
  • 1 buah mangga ukuran sedang; kupas, potong dadu
  • 1/2 cup air es
  • gula sesuai selera
  • 3 sdm plaim yoghurt

Cara Membuat :
  • Blender manga, air dingin, dan gula sampai halus. Tuangkan ke dalam gelas.
  • Beri plain yoghurt diatasnya, lalu Mango-Lime Granita, dan potongan mangga diatasnya.
  • Sajikan.

Mango-Lime Granita

Bahan-bahan:
  • 1/2 buah mangga, potong dadu
  • 1 sdt gula
  • 1 sdt air jeruk nipis
  • air secukupnya
Cara Membuat:
  • Blender semua bahan sampai halus. Tuang jus ke dalam mangkok, taruh ke dalam freezer selama 30 menit atau sampai beku.
  • Jika sudah beku, keruk-keruk jus mangga beku dengan garpu atau sendok.
  • Granita Mango-Lime siap disajikan.

Selamat Mencoba!

Thursday, 10 August 2017

Sambal Raja dari Kutai, Kalimantan Timur

Ada yang pernah dengar masakan ini? Terdengar asing ya ditelinga, karena ternyata di tempat asalnya pun udah jarang keberadaannya, hanya di acara tertentu masakan ini muncul. Jujur, sebelumnya aku juga belum pernah dengar dengan sajian ini. Sampai akhirnya aku makan di rumah makan Bu Ageng di Jalan Tirtodipuran, salah satu sambal andalannya adalah Sambal Kutai ini. Saking andalannya, mereka juga menjual sambal Kutai dalam bentuk kalengan. Yang belum tahu rumah makan Bu Ageng, tempat makan ini adalah salah satu lokasi syuting AADC.

Rasanya enak juga, hampir seperti sambal terasi yang dicampur dengan tempe, kacang panjang, dan petai. Yah seperti biasa, aku peasaran untuk bikin sendiri. Sebelum aku coba bikin, aku selalu research dulu sama calon masakanku ini. Sambal ini biasa disebut dengan naman Sambal Raja atau Sambal Kutai, berasal dari Kutai, Kalimantan Timur. Biasanya disantap dengan nasi Bakepor alias nasi liwet khas Kutai (berdasarkan dari sumber yang aku baca)

Berdasarkan temuanku di internet, ternyata sambal Kutai ini banyak versinya; ada yang pakai udang, telur rebus, pakai petai. Tapi intinya sama sih, sambal terasi dikasih jeruk sambal dicampur dengan tempe, terong goreng, kacang panjang dan bawang merah goreng.

Untuk sambal Kutai yang aku buat, aku pakai tempe goreng, terong goreng, kacang panjang, dan pete; gak pakai bawang merah goreng karena..kelupaan. Hehe..

Resep Sambal Raja/ Kutai

Bahan-bahan

  • 1 buah terong ukuran sedang, potong dadu
  • 1/2 papan tempe, potong korek api
  • 3 lonjor kacang panjang, potong 1 cm
  • 1 papan pete, ambil isinya
  • minyak untuk menggoreng
  • 1 buah jeruk limau atau jeruk sambal


Bumbu Halus:

  • 5 buah cabai keriting
  • 3 buah cabai rawit
  • 3 siung bawang merah
  • 1 siung bawang putih
  • 1/2 sdt terasi matang
  • 1/2 buah tomat ukuran sedang
  • garam dan gula secukupnya
  • minyak untuk menumis


Cara Membuat:

  • Panaskan minyak, goreng tempe sampai berwarna keemasan. Masukkan kacang panjang, goreng sampai tempe kecoklatan. Angkat, sisihkan.
  • Goreng terong sampai kecoklatan. Angkat, sihkan.
  • Tumis bumbu halus sampai wangi, masukkan pete. Masak sampai pete layu. Masukkan tempe, kacang panjang, dan terong yang sudah digoreng. Kucuri dengan air jeruk sambal sesuai selera, aduk rata.
  • Sajikan.

Selamat mencoba!

Wednesday, 9 August 2017

Rendang Ceker Ayam

Hai,

Sebenarnya sih pengen share resep dari minggu lalu, tapi karena internet ngadat melulu jadinya baru share hari ini deh.

Minggu lalu si mbak yang bantu-bantu rumah belikan kami ceker ayam gendut-gendut setengah kilo. Wah seneng banget nih dapet ceker gendut-gendut, banyak pula. Kalau dioseng kayaknya biasa aja ya, nah berhubung aku anaknya agak out of the box, jadinya aku olah si ceker ayam ini pake bumbu rendang. Kayaknya belum ada yang kepikiran kan bikin rendang ceker ayam? Hehe..

Oh ya, sebelumnya aku juga pernah share resep olahan ceker ayam loh. Ada Oseng Ceker Lombok Ijo sama Mie Ayam Ceker Pedas loh, monggo bisa dicek ke TKP :D

Resep Rendang Ceker Ayam


Bahan-bahan:
  • 500 gr ceker ayam, bersihkan
  • 1 ruas jahe, geprek
  • air untuk merebus
  • 1 lembar daun kunyit, simpulkan
  • 250 ml santan kental
Bumbu Halus:
  • 8 buah cabe keriting
  • 5 siung bawang merah
  • 3 siung bawang putih
  • 1 1/2 sdt ketumbar
  • 1 ruas kunyit, bakar sebentar, bersihkan
  • 1 ruas jahe
  • 1 sdm lengkuas cincang
  • 1/2 sdt merica bubuk
  • 1 sdt garam
  • minyak untuk menumis
Cara Membuat:
  • Rebus ceker ayam bersama jahe sampai cukup empuk. Angkat, tiriskan.
  • Tumis bumbu halus sampai harum. Masukkan santan dan daun kunyit, rebus sampai mendidih.
  • Masukkan ceker ayam, beri sedikit air. Masak sampai kuah mengental.
  • Angkat, sajikan.

Selamat mencoba!

Saturday, 17 June 2017

Tahu Walik, Gorengan Kekinian

Akhir-akhir ini ada gorengan yang lagi banyak dibicarain di Jogja. Bukan, bukan gorengan XXI, tapi Tahu Walik Om Ta. Sering banget gak sih akhir-akhir ini liat postingan Tahu Walik Om Ta di instagram foodgramer Jogja. Penasaran sih sebenernya, cuma katanya antrinya udah kayak antri sembako diskon, panjaaaang. Jadi udah males duluan mau kesana. Bisa sih pesen di Gojek, tapi cuma buat gorengan yg habisnya cuma beberapa ribu masa pake Gojek. Rugi dong :p

Kebetulah @bunda_didi pernah posting tahu walik di instagramnya, akhirnya aku manjat ke blognya. Awalnya pengen ngikutin resep Tahu Walik Isi Ayam-nya Diah Didi, karena menurutku kayaknya bakal agak kekentalan dan juga aku gak mau pake putih telur (anaknya sotoy, haha), ya akhirnya aku modif lagi deh.

Aku gak pake daging ayam bagian dada, aku pakai bagian paha sama kulit ayam biar lebih gurih. Lalu takaran air juga aku banyakin dan aku gak pake putih telur. Hasilnya enaaaak, kulit tahunya krenyes-krenyes dan isiannya kenyel-kenyel gurih. Hampir mirip batagor sih kalau menurutku.

Resep Tahu Walik



Bahan-bahan:

  • 10 buah tahu pong ukuran sedang (aku pakai tahu pong segitiga)
  • 100 gram daging ayam cincang
  • 75 gr tepung tapioka
  • 2 siung bawang putih, haluskan
  • 100 ml air dingin
  • 1 batang daun bawang, iris halus
  • 1/4 sdt garam
  • 1/8 sdt merica
  • 1/4 sdt gula pasir
  • Minyak untuk menggoreng


Cara Membuat:

  • Potong tahu menjadi 2, lalu lipat kedalam.
  • Campur semua bahan kecuali tahu, aduk rata. Isikan adonan ke tahu, ulangi sampai adonan habis.
  • Panaskan minyak, goreng sampai berwana keemasa. Angkat, sajikan dengan saos sambal atau cabe rawit.

Selamat mencoba!

Resep Es Pisang Ijo

Hai,

Kali ini aku mau share resep Es Pisang Ijo. Jujur nih, sebenarnya aku mau share udah kapan lalu tapi selalu gak sampai selesai ngetiknya. Mau basa-basi apa gitu tapi selalu berakhir "apaan sih?" atau "kowe ki nulis opo nduk". Haha jujur banget aku :p

Baiklah, ini resepnya!


Resep Es Pisang Ijo



Bahan-bahan Pisang Ijo:

  • 4 buah pisang raja
  • 40 gram tepung beras
  • 40 gram tepung sagu
  • 10 gram gula asir
  • 120 ml santan kental
  • 100 ml air
  • 3 tetes pasta pandan
  • sejumput garam

Bahan Bubur Sumsum:

  • 20 gram tepung beras
  • 100 ml santan kental
  • 15 gram gula
  • sejumput garam

Pelengkap:

  • Serutan es batu
  • sirup cocopandan
  • susu kental manis


Cara Membuat:

  • Pisang Ijo : Campur semua bahan Pisang Ijo kecuali pisang raja. Taruh di panci, jerang adonan sampai mengetal dan kalis. Angkat, dinginkan.
  • Bagi adonan menjadi 4, ambil adonan, pipihkan diatas plastik atau daun pisang. Taruh pisang, bungkus. Ulangi sampai adonan habis.
  • Panaskan kukusan, kukus pisang ijo selama 15 menit. Angkat, dinginkan.
  • Bubur Sumsum : Campur semua bahan bubur sumsum, masak adonan sampai mengental. Angkat, dinginkan.
  • Penyelesaian: Potong pisang ijo, susun pisang ijo, bubur sumsum. Beri es serut, sirup, dan susu kental manis diatasnya sesuai selera. Sajikan.

Tipsnya nih, supaya gak lengket waktu membungkus pisang, tangan bisa diberi minyak tipis-tipis. Dan kalau gak dapat pisang raja, bisa pakai pisang kepok kuning.

Selamat mencoba!

Monday, 29 May 2017

Resep Arem-arem Indomie Kari Pedas

Holla..

Lumayan lama nih aku gak share resep, soalnya bingung juga sih mau share resep apa. Akhir-akhir ini pun kalau masak gak pernah nyatetin resepnya. Seperti minggu lalu aku bikin American Cheesecake pakai selai rosella, berhasil sih tapi resepnya asal aja, gak dicatet pula. Kebiasaan jelek :p

Kali ini aku mau share resep yang aku masukin ke Kompetisi Indomie Uniqmie, jadi upload resep kreasi pake produk indomie. Aku sempat upload 6 resep tapi sayang gak satu pun masuk ke 10 besar, hiks. Tapi gak apa-apa, yang penting kan udah mencoba, lagi pula bisa jadi stok resep buat dishare di blog kan?

Nah resep yang aku share kali ini adalah resep kreasi indomie yang terfavoritnya mama, yaitu Arem-arem Indomie Kari Pedas. Indomie yang aku pake yaitu rasa Ayam Kari. Kenapa? Karena rasanya yang paling cocok kalau dibuat arem-arem, kalau rasa ayam bawang kurang unik. Untuk isiannya aku buat pedas, tapi kalau kurang suka pedas bisa dikurangi cabenya.

Resep Arem-arem Indomie Kari Pedas

Bahan-bahan:
  • 2 bungkus Indomie Rasa Kari
  • 75 ml santan kental
  • daun pisang untuk membungkus

Bahan Isian:
  • 125 gr daging ayam cincang
  • 50 gr wortel, potong dadu kecil
  • 2 buah cabe keriting, iris halus
  • 2 buah cabe rawit, iris halus
  • 1 batang daun bawang, iris halus


Cara Membuat:
  • Isian: Panaskan wajan, masukkan 2 bungkus minyak bumbu, tumis potongan cabai keriting dan cabai rawit sampai layu. Masukkan daging cincang giling, 1 bungkus bumbu indomie, dan bungkus cabe bubuk. Masak sampai daging ayam matang, beri sedikit air. Terakhir masukkan daun bawang, aduk rata. Matikan api, sisihkan.
  • Rebus mie sampai matang, tiriskan. Campurkan mie, 1 bungkus bumbu, dan santan kental, aduk rata. Ambil 1 lembar daun pisang, taruh 2 sendok makan adonan mie, ratakan. Beri 2 sendok isian, lalu timpa dengan 1 sendok makan adonan mie. Padatkan lalu gulung daun pisang, lipat kedua ujung daun, sematkan lidi ke dua ujungnya. Ulangi langkah tersebut sampai adonan habis.
  • Panaskan Kukusan, kukus arem-arem mie sampai matang. Angkat, sajikan.

Selamat Mencoba!


Monday, 10 April 2017

Cerita Pagi: "Gak Perlu Sekolah Tinggi-tinggi Buat Jadi Tertib"


Selamat pagi..

Cerita ini berawal dari perjalananku dari apartment ke Stasiun Gambir minggu lalu. Aku naik GoCar dengan sopir bernama Pak Aseng. Diawal perjalanan kami saling diam karena aku bukan tipikal yang langsung membuka pembicaraan dan Pak Aseng sepertinya agak kesal karena aku keluar agak lama karena "kena macet" lift.

Sampai diperempatan ada pengendara motor yang ngawur, belok kanan tanpa liat kiri kanan dulu. Tiba-tiba Pak Aseng nyeletuk "Astaga, belok ya liat kiri-kanan dulu toh. Udah gak pake sen, beloknya ke tepian kanan pula. Duh". "Wah iya ya pak, keburu-buru. Mungkin anaknya udah telat sekolahnya", kataku. Pak Aseng geleng-geleng kepala. "Ya kalau keburu-buru semua juga buru-buru pengen cepet sampai mbak. Tapi itu loh yang saya heran, gak tertibnya itu. Bawa anak pula..". Beliau diam sebentar. "Saya heran orang-orang pengen Jakarta gak macet, tapi merekanya sendiri gak tertib. Jadi tertib gak harus pinter-pinter banget kok. Gak perlu sekolah tinggi-tinggi buat jadi tertib..".

Jleb! Kata-kata itu kayak nancep banget di kepala. Dan ya, jadi tertib gak perlu sekolah tinggi-tinggi, cukup dengan kesadaran diri sendiri. Solusi kemacetan Jakarta adalah ketertiban warganya. Jadi kalau ingin perubahan yang besar kita harus merubah diri kita sendiri dahulu. Bukan perkara yang "besar" yang perlu dibenahi, tetapi yang "kecil" dulu yang perlu dibenahi.

Dan mungkin ini yang menjadi sebab kenapa perubahan besar dalam hidup belum juga terwujud. Semoga kita bisa berubah menjadi tertib dan disiplin ya demi masa depan yang lebih baik :)

Birthday Meatloaf "Cake"

Birthday Surprise..

Identik dengan kue tart dan lilin. Pasti kalian kalau kasih surprise ulangtahun ke keluarga, sahabat, atau pun pacar langsung kepikiran untuk kasih tart kan? Aku puuuun, soalnya praktis, tinggal beli di toko kue, bentuknya juga macem-macem, dan kelihatan niat kasih surprise-nya, hihi. Tapi gimana kalau orang yang ulang tahun gak suka tart?

Nah hal ini pernah aku alami pertengahan tahun lalu, pacar teman kakakku pengen kasih surprise ulang tahun, yang dibawa bukan tart tapi pizza. Katanya pacarnya itu gak suka tart, suka mau muntah kalau makan cream-nya. Lah, bisa gitu ya?

Aku jadi kepikiran ada gak sih savoury cake yang gak pakai cake frosting? Ternyata banyak juga setelah aku googling. Kebanyakan frosting cake diganti dengan mashed potato, pumkin puree, mashed sweet potato, dan lain sebagainya. Satu yang bikin aku tertarik yaitu Birthday Meatloaf Cake dari Martha Stewart, sampai akhirnya aku nyobain deh kemarin minggu.

Martha Stewart pakai 5 pounds daging cincang untuk satu resepnya, kalau dikiloin berarti sekitar 2 1/4 kg. Buanyak bangettt, padahal di rumah cuma bertiga, belum lagi makannya gak bisa banyak-banyak. Biasanya kan aku bikin setengah resep originalnya, tapi kalau dipikir-pikir masih banyak juga ya kalau setengah resep. Oke bikin seperempat resep aja! Eh tapiii ditengah rencana akhirnya resep cuma aku pakai buat referensi aja.

Ya seperti biasa aku akhirnya pakai ilmu kira-kira. Umm, untuk resep kali ini aku minta maaf banget karena gak terlalu detail untuk ukuran bahan-bahan-nya. At first I tried to measure all the ingredients but in the end I decided to eyeballing all the ingredients without measuring them. Muehehe..

Resep Birthday Meatloaf "Cake"


Bahan-bahan Meatloaf:
  • 250 gr daging sapi cincang
  • 150 gr daging ayam cincang
  • cincangan bawang bombay
  • 5 sdm tepung roti
  • 2 butir telur
  • 2 sdm cincangan daun parsley
  • 1 sdt Worcestershire sauce
  • susu cair sedikit
  • garam dan merica
  • margarine atau butter untuk olesan loyang

Bahan olesan:
  • saus tomat
  • blackpepper
  • bawang putih bubuk

Pelengkap:
  • mashed potato
  • rebusan potongan wortel, brokoli, dan buncis
  • saus BBQ


Cara Membuat:
  • Campur semua bahan-bahan meatloaf, aduk rata, bagi dua bagian. Olesi 2 loyang bundar berdiameter 14 cm dengan margarine atau butter. Masukkan adonan ke dalam loyang, ratakan.
  • Panaskan oven. Olesi adonan dengan saus olesan sampai rata. Panggang meatloaf selama 30-45 menit. Setelah matang angkat, dinginkan.
  • Penyusunan: taruh satu meatloaf, beri mashed potato, ratakan. Taburi dengan potongan sayuran rebus, timpa dengan meatloaf. Tutupi permukaan tumpukan meatloaf dengan sisa mashed potato.  Terakhir hias Meatloaf Cake sesuai selera.
  • Sajikan Meatloaf Cake dengan saus BBQ dan potongan sayur.


Resep ini cukup tricky sih, semua komponen harus benar-benar sudah dingin, baru bisa disusun seperti cake. Belum mashed potato gak bisa terlalu padat atau terlalu creamy, konsistensinya harus pas. Dan yang PR banget adalah waktu memotongnya, ujung pisau harus ditancapkan dulu di tengah-tengah "cake" lalu potong pelan-pelan. Kalau asal potong nanti hasilnya bakal gak rapi, mashed potato bakal "mletot" gak karuan. Kalau liat Martha Stewart di Youtube-nya kayaknya gampang banget motongnya, pas dicoba alamaaak tricky cekaliiii~

Kalau pengen gak repot sih gak usah disusun seperti cake juga oke-oke aja kok, cukup seperti meatloaf kebanyakan. Tapiii kalau kamu anaknya ambisus kayak aku, boleh lah di coba.

Selamat mencoba!


Tuesday, 4 April 2017

Remakes Recipe : Chizza KFC

Hai semua...

Lumayan lama ya aku gak sharing resep. Sebenarnya sih aku ada beberapa resep yang mau aku share disini, tapi karena resepnya masih buat kompetisi jadi tertunda deh. Oh ya kompetisi yang aku ikuti itu dari Indomie Uniqmie. Sejauh ini aku udah ngirim 4 resep dan kayaknya bakal nambah lagi. Hehe anaknya ambius banget sih :p

Ah anyway, kali ini aku mau share resep Chizza alias chicken pizza. Kalian pasti udah gak asing lagi dong dengan menu KFC ini. Walaupun ternyata menu baru KFC ini gak sempat mampir ke Indonesia, tapi menu ini cukup dikenal oleh netizen Indonesia. Yaaa gara-gara foodgramer Indonesia heboh posting foto Chizza kaaan, eh ternyata menu ini available di Singapore. Siapa yang sempat ngira Chizza bakal masuk ke Indonesia? (aku aku aku!!)




Chizza Thailand


Sebelum di Singapore, Chizza sempat populer di Jepang, India, Philipine, dan juga Thailand. Tiap negara pun berbeda-beda penyajiannya dan toppingnya, tapi konsepnya kurang lebih sama. Dada ayam goreng tanpa tulang, marinara sauce atau saos tomat, keju mozarella, salami atau peperoni, dan aneka topping sayuran. Karena menu ini lumayan populer di Philipine, Kfc sampai bikin versi lain loh yaitu pakai triple cheese. Yaa mirip-mirip lah sama Chizza Thailand, cuma kejunya ada 3 macam.

Chizza Singapore yang bikin orang Indonesia heboh, lol


Beberapa waktu lalu, sebulan lalu tepatnya, aku coba untuk bikin Chizza. Sebelum coba bikin, seperti biasa aku research sedikit di youtube dan beberapa food blogger, paling membantu sih iklan-iklan Chizza dari KFC sih. Seperti yang aku bilang sebelumnya, negara-negara yang pernah disinggahi Chizza punya topping berbeda-beda. Kali ini aku tiru Chizza model Philipine karena toppingnya paling menarik, komplit, dan colourfull, ehee..

Untuk resep ayamnya aku pakai resep aku sebelumnya, resep buttermilk fried chicken ala KFC. Boleh diintip-intip dulu sebelum bikin Chizza..


Resep Chizza (Chicken Pizza)


Bahan-bahan:

  • 2 buah dada ayam, belah menjadi dua jangan sampai putus
  • 1/2 resep buttermilk fried chicken
  • marinara sauce (atau bisa diganti saus tomat)
  • keju mozarella parut
  • potongan dadu parika hijau
  • potongan nanas
  • smoked beef, potong bulat dengan cookie cutter

Cara membuat:

  • Siapkan bumbu rendaman buttermilk. Masukkan dada ayam, rendang selama kurang lebih 30 menit atau sampai semalam.
  • Campur bahan pelapis. Piasahkan ayam dengan bumbu rendaman. Gulingkan ayam ke tepung pelapis, tekan-tekan. Celupkan ayam yang sudah dilapisi tepung ke dalam bumbu rendaman, lalu gulingkan kembali ke tepung. Ulangi cara ini.
  • Panaskan minyak dengan api sedang, goreng ayam sampai cokelat keemasan. Angkat, sisihkan.
  • Panaskan oven, gunakan api atas. Susun ayam di loyang, beri saus marinara, sedikit keju, smoked beef, potongan paprika, dan potongan nanas. Tabur keju mozarella diatasnya. Panggang ayam diatas rak oven paling atas sampai keju meleleh.
  • Angkat, sajikan hangat.

Sekarang udah tahu cara buatnya kan? Gak perlu jauh-jauh ke Singapore atau berharap KFC masukin menu Chizza ke Indonesia lagi, toh udah bisa bikin sendiri, Hihi..

Selamat mencoba!


Wednesday, 22 February 2017


Ketika diperjalanan aku berfikir..

Kita gak bisa selalu memuaskan semua orang.

Gak semua orang bisa menerima kebaikan kita, gak semua orang bisa menerima kepribadian kita, gak semua orang bisa paham apa yang kita rasakan. Dan gak semua orang bisa menerima keberadaan kita.

Hey jangan buru-buru kecewa, kita hidup untuk memberi kebaikan bukan memuaskan mereka sehingga bisa diterima. 

Tidak apa-apa jika tidak diterima. Hidup masalah pilihan kok, kalau tidak diterima ya tetap lanjutkan hidup. Tetap memberikan kebaikan tanpa perlu memikirkan kepuasan mereka.

And always be grateful!

I'm (not) Fine

Gambar diambil dari sini

Akhir-akhir ini aku suka mewek sendiri setiap sendirian, gak lihat tempat gak lihat kondisi. Ya, cuma waktu sendirian aja.

Setelah kepergian papa ini, aku jadi lebih sensitif, lebih tertutup (padahal sebelumnya juga uda tertutup), dan selalu berusaha untuk kelihatan "gak apa-apa". Aku bisa tahan untuk gak mewek di depan orang-orang yang aku kenal, tapi kalau sudah mulai mau mewek aku langsung kabur ke kamar mandi atau kamar buat nangis.

Pernah aku nangis mewek di supermarket gak selesai-selesai. Untung supermarketnya lumayan besar dan gak terlalu ramai. Akhirnya aku mojok buat puas-puasin nangis di sektor peralatan dapur yang jarang orang ke sektor tersebut. Sesekali aku jalan mondar mandir supaya gak ketahuan kalau lagi mewek. Setelah puas nangis, baru deh kembali belanja.

Sampai akhirnya aku paham, aku sedang ada di dalam proses self healing, tanpa sadar sebenarnya aku sedang patah hati, sedang sakit hatinya. Aku patah hati karena kepergian papa yang sangat mendadak, kecewa karena belum bisa mewujudkan keinginan-keinginan papa, sedih karena beberapa teman yang ternyata diluar ekspektasi ketika aku berada diposisi bawah roda kehidupan, sedih karena harus lihat mama yang sesekali nangis kalau kangen papa, dan masih banyak masalah lainnya. 

Ya, aku paham sekarang ternyata sebegitu sakit hati aku. Sebegitu banyak luka yang aku dapat hanya dalam waktu 2 bulan.

Tapi tidak apa-apa, itu hal yang normal kok. Tuhan gak akan ngasih ujian yang gak bisa dilewati hambanya, toh? Dan keputusan Tuhan itu sudah keputusan final, keputusan terbaik dari yang terbaik. Ini ujian dari Tuhan yang akan menguatkanku. Yang kelak aku bakal senyum bangga karena bisa melewati semuanya.

Obat patah hati itu sederhana, cukup dengan banyak berdoa, bersabar, nerimo, dan banyak-banyak bersyukur. Ah semoga aku bisa melewati semuanya, aku selalu percaya Setelah badai dahsyat, pasti akan ada pelangi, namun tetap ada longsor dan banjir. Tetapi setelah semua hal tersebut terjadi, pasti akan ada tanah yang subur, persediaan air yang melimpah, dan banyak hal yang membahagiakan lainnya. Ya, terkadang mendapatkan kebahagiaan bisa serumit itu.

Ah doakan supaya aku bisa melewati semuanya ya!

Have a great day!