Sunday, 17 October 2021

Mendol Tempe

Hai!

Mungkin agak asing dengan sajian ini. Mendol terbuat dari tempe yang dicampur dengan bumbu-bumbu. Kalau menurutku seperti sambel tempe yang dibentuk bulat terus digoreng, namun dengan bumbu yang berbeda.

Dulu waktu kecil, eyang yang tinggal di belakang rumahku sering buat sajian ini. Beliau bukan eyang kandungku, tapi karena dari bayi sering dimomong beliau jadi udah aku anggap eyang sendiri. Beliau jago banget masak masakan jawa, dan mendol adalah satu andalannya. Tempe yang dipakai biasanya tempe yang sudah semangit atau sudah tua, dan biasanya eyang bikinnya super pedes untuk teman makan sayur lodeh atau sayur bobor.


Sempat beberapa kali ikut bantu masak bikin mendol, jadi masih sempat tahu resep mendol ala eyang. Untung ingatanku lumayan kalau masalah makanan, kalau yang lain sih agak-agak lupa kayak otak ikan dori. Hahaha..

Karena mendol diperkenalkan eyang, aku tahunya ya mendol berasal dari Jogja, malah Bantul karena aku gak pernah nemu mendol dimana-mana kecuali di rumah eyang. Namun setelah aku coba googling, ternyata banyak versi tentang sajian ini. Ada yang menuliskan kalau mendol popular di Jogja dan Magelang, ada pula yang menuliskan khas Malang, Jawa Timur. Kata mama, simbah dulu juga pernah bikin mendol, padahal simbah orang Kebumen. Haha, ya kita simpulkan aja Mendol makanan khas Jawa deh.

Mumpung di kulkas ada tempe semangit, tadi siang aku olah jadi mendol tempe. Nikmat banget dimakan bareng bobor daun ubi sama nasi anget. Mantab betul!


Resep Mendol


Bahan-bahan:

200 gr Tempe, hancurkan
2 lembar daun jeruk, rajang halus
5 sdm tepung terigu
Minyak untuk menggoreng


Bumbu halus:

1 siung bawang putih
3 siung bawang merah
3 buah cabai keriting merah
7 buah cabai rawit (atau sesuai selera)
2 ruas kencur
25 gr gula jawa
1 sdt garam

 

Cara Membuat:


  1. Haluskan bawang merah, bawang putih, kencur, cabai merah keriting, cabai rawit merah, dan garam sampai halus. Masukkan gula jawa, ulek sampai rata. Koreksi rasa.
  2. Campurkan tempe, daun jeruk, dan bumbu halus, aduk rata.
  3. Ambil satu sendok makan adonan, bentuk lonjong, lalu gulirkan ke tepung terigu. Ulangi sampai adonan habis.
  4. Panaskan minyak goreng dalam wajan, lalu goreng adonan mendol sampai kecokelatan kedua sisinya. Angkat, tiriskan.
  5. Sajikan.

 

Jangan lupa dicoba di rumah ya. Semoga bermanfaat!


Thursday, 28 January 2021

Tahu Guling Khas Bantul

Mungkin gak banyak orang tahu dengan sajian khas Jogja satu ini, Tahu Guling. Memang gak sepopuler gudeg, sate klathak atau mangut lele, namun sajian gak kalah nikmat. Rasanya manis-gurih dan segar. Tahu Guling terdiri dari potongan kupat, tahu, tempe, tauge, irisan daun kol, kuah manis dan segar, juga taburan bawang goreng merah dan rajangan seledri. Oh, tidak lupa kerupuk. Wah nikmat banget dimakan saat siang-siang, ditemani es teh tawar, angin semilir. Duh nikmatnya..

Selama hidup di Jogja, kayaknya memang jarang sekali penjual yang khusus menjual tahu guling. Tapi menu tahu guling kadang masih bisa ditemui di warung makan yang berjualan lotek dan gado-gado. Seingatku ada penjual Tahu Guling yang melegenda di daerah Godean, namanya Tahu Guling Mbah Joyo. Konon warung makan ini adalah langganan Presiden ke-2 Indonesia, Pak Soeharto. Bahkan dulu pernah di boyong ke istana negara 12 kali. Hebat!

Waktu kecil, mbak yang bantu di rumah suka bikin sajian ini. Tahu dan tempe yang dipakai biasanya dibacem dulu, jadi cita rasanya lebih kaya. Namun aku terlalu mager buat ngebacem dulu, jadi aku pakai tahu dan tempe goreng biasa. Rasanya gak kalah nikmat kok!

Resep Tahu Guling


Bahan-bahan:
  • 3 potong tahu
  • 2 potong tempe
  • 2 genggam tauge
  • 2 lembar daun kol, rajang halus
  • 1 buat lontong atau ketupat, potong-potong
  • 2 batang daun seledri, rajang halus
  • Bawang goreng untuk taburan
  • Kerupuk secukupnya
Bahan Kuah:
  • 1 siung bawang putih
  • 2 lembar daun jeruk
  • 2 buah cabai rawit atau sesuai selera
  • 2 sdm gula jawa
  • 2 sdm kecap manis
  • 1/2 sdt garam
  • 1 sdm asam jawa
  • 200 ml air mendidih
Cara Membuat:
  • Campurkan 100 ml air dengan 1/2 sdt garam, aduk sampai larut. Lalu rendam tahu dan tempe selama 5 menit.
  • Goreng tahu dan tempe sampai cokelat keemasan. Potong-potong kecil, sisihkan.
  • Haluskan bawang putih, daun jeruk, garam, dan daun jeruk. Masukkan gula jawa, haluskan. Pindahkan ke dalam mangkuk, masukkan kecap manis dan air mendidih. Aduk rata. Koreksi rasa.
  • Penyelesaian : Tata potongan lontong, potongan daun kol, tauge, potongan tahu-tempe, beri taburan bawang goreng dan potongan seledri. Lalu guyur dengan kuah.
  • Sajikan dengan kerupuk.

Semoga menginspirasi dan jangan lupa dicoba di rumah ya!

Thursday, 10 December 2020

Odading Rasanya...

Hayooo coba lanjutin judulnya, hihi..
Beberapa waktu lalu odading sempat viral karena video Ade Londok yang mempromosikan odading jualan temannya, odading Mang Oleh. Karena videonya yang viral, odading Mang Oleh jadi kebanjiran pelanggan. Antriannya sampai mengular, bahkan ada yang buka jastip waktu itu. Hebat!

Odading adalah semacam kue goreng, mirip dengan donat tapi bentuknya persegi. Namanya bermacam-macam di beberapa daerah. Seperti Jogja menyebutnya dengan nama Galundeng, di beberapa daerah Jawa Tengah (termasuk Jogja juga sih menurutku) menyebutnya Bolang-baling, di Jakarta dan sekitar menyebutnya Roti Bantal, di Solo menyebutnya Gembukan, di Medan dan sekitarnya menyebutnya Roti Bohong, dan lain sebagainya. 


Konon nama odading diambil dari omongan ibu-ibu Belanda jaman dulu ke anaknya yang minta jajan roti goreng ini. Katanya "Oh, dat ding!" atau artinya "Oh, itu!". Ya lalu diplesetkan jadi nama odading. Sumber referensi dari cuplikan episode sinetron "Preman Pensiun". Tapi kalau kata uwa-ku sih juga seperti itu.

Setelah video itu viral, aku sempat bikin odading ini. Resepnya lumayan mengarang indah. Awalnya ikutin sesuai resep yang ada di internet, namun akhirnya ada improvisasi sana sini. Dan jadi lah resep odading ala aku. Kalau aku lihat dari foto atau video yang beredar, odading buatanku ini mirip-mirip lah untuk teksturnya. Kalau rasa, pastinya cocok di lidah, kalau gak cocok ya gak mungkin aku masukkan ke blog, hehe.

Resep Odading

Bahan-bahan:
  • 300 gr tepung cakra
  • 50 gr tepung segitiga
  • 75 gr gula pasir
  • 6 gr ragi instan 
  • 1/2 sdt baking powder
  • 1/2 sdt baking soda
  • 200 ml air
  • 35 gr margarine
  • 1/3 sdt garam
  • Gula dan wijen untuk taburan
  • Minyak untuk menggoreng
Cara Membuat :
  • Masukkan tepung, gula, baking powder, baking soda, ragi, dan air dalam baskom, uleni sampai rata. Masukkan margarine dan garam, uleni kembali selama 15 menit sampai adonan kalis.
  • Bulatkan adonan, tutup dengan lap yang sudah dibasahi sedikit, diamkan selama 1 jam.
  • Kempiskan adonan, lalu tipiskan setebal 1,5 cm dan berbentuk persegi. Olesi permukaan dengan air, taburi gula dan wijen. Potong adonan jadi dua lalu tumpuk. Potong-potong dengan ukuran 3x4 cm atau sesuai selera. Diamkan selama 30 menit.
  • Panaskan minyak dengan api sedang, goreng adonan sampai kecokelatan. Ulangi sampai adonan habis.
  • Sajikan.

Jangan lupa dicoba di rumah ya, boleh loh hasil foto masakannya tag atau mention ke instagram aku @atapermana. Stay safe and healthy!